[8. 2 NOVEMBER 2020] MASAK MASAK MASAK
Saya bukan ahli masak. Dan juga tidak suka masak, Orang bilang, kemampuan dan passion itu berhubungan satu sama lain. Kemampuan bisa membentuk passion, passion juga bisa membentuk kemauan. Nah, baik dari kemampuan maupun passion, ya sama aja, nggak saling mendukung dalam hal masak :D
Tapi masalahnya, mau nggak mau saya harus masak. Kerena kalau melulu beli, tak semua aspek gizi bisa dipenuhi, dan juga belum tentu anak-anak kecil, terutama yang balita, akan senang dengan menunya. Maka saya usahakan bisa masak yang sederhana.
Dua hari ini ada menu yang Maryam sukai, pancake dan gyudon.
Saya punya cetakan kue lumpur di rumah, dan itu membuat Maryam jadi punya ide bikin pancake dengan cetakan itu. Pancakenya Maryam bikin sendiri, mulai dari mengocok telur, memasukkan gula, dan susu. Sementara untuk tepung masih saya bantu karena kemasannya kurang pas buat dituang oleh anak-anak.
Maryam sabar menunggu pancake selesai dimasak dan menunggunya dingin sehingga siap disantap. Saat menunggu pancake dingin, adiknya baru bangun dan langsung menuju dapur. Maryam langsung menawarinya dan mereka makan bersama.
Menu lain yang maryam suka adalah gyudon ala ala mamanya. Maryam suka steak daging, tapi seringkali steak terlalu besar potongannya atau terlalu keras. Jadi kali ini saya mencoba gyudon, resepnya juga dapat dari teman yang pernah tinggal di jepang, sehingga dia tahu bahan-bahan yang gampang didapat di sini, tak perlu khas jepang.
Alhamdulillah Maryam suka juga dan minta nambah. Setelah makan, masih ditambah lagi dengan seporsi mangga dan seporsi apel.
Comments
Post a Comment